<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Andri Daulay</title>
	<atom:link href="http://www.andridaulay.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.andridaulay.com</link>
	<description>It&#039;s Not A Matter of CAN DO, But it&#039;s a Matter of WILL DO</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2010 19:55:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>10 Pintu Terbesar yang Dimasuki Syetan</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/09/05/10-pintu-terbesar-yang-dimasuki-syetan/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/09/05/10-pintu-terbesar-yang-dimasuki-syetan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 19:55:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[INSPIRATION]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Pintu-pintu tersebut tidak bisa terjaga kecuali jika seseorang mengetahui pintu-pintu tadi. Setan tidak bisa terusir dari pintu tersebut kecuali jika seseorang mengetahui cara setan memasukinya. Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadi adalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak. Pada saat ini kami akan menunjukkan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu terbesar yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pintu-pintu tersebut tidak bisa terjaga kecuali jika seseorang mengetahui pintu-pintu tadi. Setan tidak bisa terusir dari pintu tersebut kecuali jika seseorang mengetahui cara setan memasukinya. Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadi adalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak. Pada saat ini kami akan menunjukkan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu terbesar yang setan biasa memasukinya. Semoga Allah memberikan kita pemahaman dalam permasalah ini.</p>
<p>Pintu pertama:<br />
Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad (dengki) dan tamak. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.</p>
<p>Pintu kedua:<br />
Ini juga adalah pintu terbesar yaitu marah. Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah.</p>
<p>Pintu ketiga:<br />
Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segala perabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karena umurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.</p>
<p>Pintu keempat:<br />
Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan seperti ini akan menguatkan syahwat dan melemahkan untuk melakukan ketaatan pada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat.</p>
<p>Pintu kelima:<br />
Yaitu tamak pada orang lain. Jika seseorang memiliki sifat seperti ini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.</p>
<p>Pinta keenam:<br />
Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan. Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)</p>
<p>Pintu ketujuh:<br />
Yaitu cinta harta. Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencari harta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadi bakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.</p>
<p>Pintu kedelapan:<br />
Yaitu mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.</p>
<p>Pintu kesembilan:<br />
Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.</p>
<p>Pintu kesepuluh:<br />
Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya. Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain.</p>
<p>Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk menjauhinya.</p>
<p>sumber http://wari-wagito.blogspot.com/2010/05/berhati-hatilah-ada10-pintu-setan-dalam.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/09/05/10-pintu-terbesar-yang-dimasuki-syetan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>25 Tips Menjaga Keselamatan Anak</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/08/14/25-tips-menjaga-keselamatan-anak/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/08/14/25-tips-menjaga-keselamatan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 14:54:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[SELF HELP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana agar anak Anda dapat selalu terjaga keselamatannya ?
Berbagai media memberitakan hal hal yang memilukan tentang  anak anak bangsa ini. Penculikan, pembunuhan, aktivitas jual beli anak yang  korbannya adalah anak anak bangsa ini. Kita harus melakukan sesuatu. Dengan  menjaga keselamatan anak anak kita tanpa mengganggu aktivitas keseharian mereka  adalah suatu langkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana agar anak Anda dapat selalu terjaga keselamatannya ?</p>
<p>Berbagai media memberitakan hal hal yang memilukan tentang  anak anak bangsa ini. Penculikan, pembunuhan, aktivitas jual beli anak yang  korbannya adalah anak anak bangsa ini. Kita harus melakukan sesuatu. Dengan  menjaga keselamatan anak anak kita tanpa mengganggu aktivitas keseharian mereka  adalah suatu langkah kecil untuk keselamatan anak anak bangsa ini.</p>
<p>The National Center for Missing &amp; Exploited Children di  Amerika memberikan 25 tips praktis utuk menjaga agar Anak Anda selalu aman di  berbagai aktivitas kehidupan mereka.</p>
<p>Saat berada di rumah</p>
<ol>
<li>Ajari anak agar hafal nama lengkap mereka, nama lengkap  Anda sebagai orang tua, alamat rumah, dan no telpon rumah.</li>
<li>Pastikan anak tahu cara menghubungi kantor Anda dan  telepon genggam Anda.</li>
<li>Ajari anak bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk  menghubungi nomor darurat dan pastikan mereka mempunyai orang dewasa yang sudah  dipercaya apabila mereka dalam kondisi darurat</li>
<li>Perintahkan anak untuk tetap menjaga pintu rumah agar  tetap terkunci, bagaimana cara menjawab telepon dengan baik dan larang mereka  untuk membuka pintu dan berbicara pada orang yang tidak dikenal saat mereka  sendirian di rumah. Buatlah hal hal tersebut sebagai suatu aturan di  rumah.</li>
<li>Pilihlah baby sitter penjaga anak (apabila diperlukan) yang  nama baiknya sudah dikenal berdasarkan referensi dari teman, kerabat, atau  tetangga. Lakukan &#8220;inspeksi mendadak&#8221; dengan tiba tiba pulang ke rumah untuk  melihat kondisi anak bersama baby sitter di rumah dan mintalah anak untuk  menceritakan kondisi mereka ketika bersama sang baby sitter.</li>
</ol>
<p>Saat berakivitas di dunia maya</p>
<ol>
<li> Pahami dunia internet agar kita dapat megajarkan anak  lebih jauh mengenai keamanan di dunia internet.</li>
<li>Tempatkan komputer keluarga di area umum di dalam rumah  dan hindari untuk menmpatkannya di dalam kamar. Buat aturan tentang penggunaan  internet untuk anak serta awasi aktivitas online mereka.</li>
<li>Ketahui tempat tempat mengakses internet anak anda saat  berada di sekolah, perpustakaan atau rumah teman temannya</li>
<li>Gunakan pengaturan &#8220;Privacy&#8221; pada web jejaring sosial  untuk mencegah kontak dengan pengguna yang tidak jelas asal usulnya, serta  samarkan nama anak anda yang ditampilkan di profil web ejaring sosial  Anda</li>
<li>Komunikasikan dengan baik kepada anak Anda agar  mengungkapkan segala hal yang berkaitan dengan interaksi mereka dengan orang  orang yang membuat anak Anda merasa sedih, takut, atau kebingungan.</li>
<li>Peringatkan anak Anda agar tidak menampilkan fotonya atau  foto temannya yang dianggap melanggar norma kesopanan</li>
</ol>
<p>Saat beraktivitas di sekolah</p>
<ol>
<li>Antarkan anak Anda sesekali sambil memperkenalkan rute  jalan, tempat tempat yang mudah dikenali sepajang jalan, dan tempat aman untuk  bersembunyi atau meminta bantuan apabila mereka diikuti oleh orang yang  mencurigakan.</li>
<li>Ingatkan anak agar selalu bersama teman kapanpun saat  mereka berjalan, mengendarai sesuatu ke sekolah, atau menunggu kendaran umum/  jemputan di tempat pemberhentian.</li>
<li>Peringatkan anak agar jangan menerima tumpangan  sembarangan tanpa seizin Anda.</li>
</ol>
<p>Saat Beraktivitas di Luar</p>
<ol>
<li>Bawa anak Anda berkeliling utuk mengenal tetangga  tetangga dan sampaikan kepada mereka, rumah tetangga mana saja yang boleh mereka  kujungi tanpa harus Anda temani.</li>
<li>Ingatkan anak Anda bahwa tidak mengapa mengatakan&#8221;tidak&#8221;  terhadap apapun yang membuat mereka merasa takut, tidak nyaman, atau  membingungkan dan komunikasikan dengan baik agar mereka mengatakan apapun yang  membuat mereka merasa takut, tidak nyaman, atau membingungkan.</li>
<li>Ajari dan biasakan anak untuk meminta izin dahulu sebelum  meninggalkan rumah.</li>
<li>Ingatkan Anak Anda agar tidak bermain atau berjalan  diluar rumah sendirian.</li>
<li>Ajari anak Anda agar jangan mendekati kendaraan yang  mereka tidak kenal pemiliknya, dan pastikan agar mereka selalu didampingi orang  tua atau orang yang dikenalnya.</li>
<li>Lakukan sedikit latihan aktivitas tanggapan bersama anak  Anda, seperti bertanya &#8220;Bagamana apabila sepedamu rusak di tengah perjalanan?  Kepada siapa kamu akan minta pertolongan?&#8221;.</li>
<li>Ajari anak Anda agar selalu mengikuti Anda apabila ada  perubahan rencana.</li>
<li>Ketika acara keluarga di luar, tentukan satu titk  berkumpul yang mudah dicari apabila Anda dan anak Anda terpisah.</li>
<li>Ajari anak Anda cara menemuka bantuan apabila sedang  berada di tempat umum seperti Mall, Taman Bermain, dsb., dan tunjukkan kepada  sipa saja mereka boleh minta pertolongan, seperti satpam, resepsionis, petugas  yang diengkapi name tag, dsb.</li>
<li>Bantu anak Anda untuk mengenali dan menghindari sesuatu  yag beresiko membahayakan, sehingga mereka siap mengatasinya apabila hal  tersebut menimpa mereka.</li>
<li>Ajari anak Anda cara mengatasi kondisi apabila mereka  ditangkap seseorang agar memuat suatu rencana untuk melarikan diri dan tetap  berusaha untuk melarikan diri dengan aktivitas seperti menendang nendang,  berteriak, dan tetap melakukan perlawanan.</li>
</ol>
<p>Semoga Anak Anak kita dapat selalu terjaga keselamatannya dan  selalu dalam perlindungan Sang Maha Kuasa.</p>
<p>Sumber: www.lorco.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/08/14/25-tips-menjaga-keselamatan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reframing</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/08/14/reframing/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/08/14/reframing/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 14:21:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[SELF HELP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/2010/08/14/reframing/</guid>
		<description><![CDATA[Sumber http://nlpintoaction.com/aplikasi-nlp/nlp-for-parenting-reframing-mendekatkan-yang-jauh-atau-menjauhkan-yang-dekat/
by Adi Putera Widjaja
Masyarakat ibukota saat ini kerap berhadapan dengan kemacetan  di jalanan yang tampaknya makin parah dari hari ke hari. Kadang  sebuah truk yang mogok di tepi jalan dapat menyebabkan kemacetan  hingga berkilo-kilometer jauhnya. Pada gilirannya hal ini  tentu saja membuat waktu tempuh jadi semakin lama. Hebatnya, ini  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber <a title="http://nlpintoaction.com/aplikasi-nlp/nlp-for-parenting-reframing-mendekatkan-yang-jauh-atau-menjauhkan-yang-dekat/" href="http://nlpintoaction.com/aplikasi-nlp/nlp-for-parenting-reframing-mendekatkan-yang-jauh-atau-menjauhkan-yang-dekat/" target="_blank">http://nlpintoaction.com/aplikasi-nlp/nlp-for-parenting-reframing-mendekatkan-yang-jauh-atau-menjauhkan-yang-dekat/</a></p>
<p>by <a title="http://nlpintoaction.com/direktori-praktisi/adi-putera-widjaja/" href="http://nlpintoaction.com/direktori-praktisi/adi-putera-widjaja/" target="_blank">Adi Putera Widjaja</a></p>
<p>Masyarakat ibukota saat ini kerap berhadapan dengan kemacetan  di jalanan yang tampaknya makin parah dari hari ke hari. Kadang  sebuah truk yang mogok di tepi jalan dapat menyebabkan kemacetan  hingga berkilo-kilometer jauhnya. Pada gilirannya hal ini  tentu saja membuat waktu tempuh jadi semakin lama. Hebatnya, ini  terjadi di jalan tol yang berbayar dan katanya bebas hambatan.  Terbayangkah apa jadinya bila kecelakaan tabrakan beruntun yang  terjadi? Sangat mungkin waktu tempuh yang Anda perlukan dari rumah  ke kantor atau sebaliknya malah lebih lama daripada bermobil dari Jakarta ke  Bandung.</p>
<p>Bayangkan lagi jika anda adalah seorang ayah atau ibu yang  sedang pulang kantor dan sudah tidak sabar ingin bercengkerama dengan anak-anak  anda di rumah. Kira-kira bagaimana suasana hati anda saat itu?</p>
<p>Saya tidak tahu bagaimana persisnya perasaan Anda.  Tetapi jika anda menggunakan kerangka berpikir NLP, maka anda akan  ditawari seperangkat alat untuk menghadapi berbagai situasi yang kurang nyaman  di atas. Alat tersebut bernama <em>Reframing</em>.</p>
<p><strong>Apa itu <em>Reframing</em>?</strong></p>
<p>Sebuah kejadian hanyalah sebuah kejadian sampai seorang  manusia meletakkan sebuah bingkai (atau kerangka berpikir) atas kejadian  tersebut sehingga memberikan arti atau makna pada peristiwa tersebut.  Sehingga, sebuah peristiwa yang sama dapat memiliki lebih dari satu  makna, ini tergantung dari bingkai apa yang Anda gunakan.</p>
<p>Dapat digambarkan dengan rumus seperti berikut:</p>
<p>Kejadian +  Bingkai/Kerangka Berpikir = Arti/Makna</p>
<p>Misalkan; kemacetan jalanan di Jakarta hanyalah sebuah  pemandangan yang melukiskan berbagai mobil yang seolah-olah diparkir di tengah  jalanan dalam keadaan mesin hidup. Kemudian seorang pakar ekonomi memberi  bingkai efisiensi terhadap peristiwa tersebut, maka pemadangan kemacetan  tersebut memiliki makna pemborosan yang sangat parah. Lalu seorang pedagang  makanan memberi arti yang lain lagi, yaitu kesempatan menjajakan makanan kepada  para penumpang yang terjebak dalam kemacetan.</p>
<p>Sementara Anda yang tengah candu dengan berbagai media  jejaring sosial di dunia maya; atau Anda yang memiliki <em>BlackBerry</em>; Anda  akan mengatakan justru dengan situasi jalanan yang macet tersebut membuat anda  berkesempatan untuk tetap dapat membaca, menulis update, dan membalas status  account <em>facebook</em> atau <em>twitter</em> Anda; serta melakukan BBM ke  teman-teman anda. Jadi mengapa harus diributkan?</p>
<p>Lalu, siapa yang benar? <em>Reframing</em> tidak membahas  tentang benar atau salah. <em>Reframing</em> hanyalah sebuah alat bantu yang dapat  menolong Anda membebaskan pikiran Anda dari hal-hal yang membuat Anda menjadi  tidak berdaya.</p>
<p><em>By the way</em>, bicara tentang <em>BlackBerry</em> alias BB.  Isu pemblokiran jasanya juga sedang hangat-hangatnya di negeri ini. Umumnya,  para operator telepon di sebuah negara yang memegang data mengenai pelanggan,  bukan pembuat perangkat telepon seluler. Tetapi hal ini sepertinya tidak berlaku  bagi Research In Motion (RIM); perusahaan asal Kanada yang menciptakan perangkat  komunikasi <em>BlackBerry</em>.</p>
<p>Karena tidak bersedia memberikan akses kepada Pemerintah UEA  ke server pengguna BB, maka terjadilah pemblokiran jasa BB di negara tersebut.  Alasannya, Pemerintah UEA khawatir jika data tersebut disalahgunakan pihak  lain.</p>
<p>Jika Anda adalah seorang anak yang sudah sedari sore  menanti-nantikan orangtua kembali dari kantor; karena ada kisah menarik di  sekolah yang ingin diceritakan. Dan ketika</p>
<p>mereka tiba di rumah, Anda malah melihat mereka asyik sendiri  dengan perangkat BB masing-masing, apakah Anda kemudian akan membuat group di  <em>Facebook</em> bertajuk</p>
<p>“Dukung pemblokiran BB”?</p>
<p>Bila memakai perangkat <em>Reframing</em>; bagaimana Anda  “membingkai ulang” hal ini? Apakah BB mendekatkan yang jauh? Atau BB malah  menjauhkan yang dekat?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/08/14/reframing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rantai Kebaikan</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/08/12/rantai-kebaikan-2/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/08/12/rantai-kebaikan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 13:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[INSPIRATION]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya.
Meskipun pria [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya.</p>
<p>Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan.</p>
<p>Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di Sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan. Kata pria itu, “Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson.”</p>
<p>Wah, sebenarnya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.</p>
<p>Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.</p>
<p>Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima kasihnya. Berapapun ju mlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.</p>
<p>Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan idak pernah ia berbuat hal sebaliknya.</p>
<p>Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, “Dan ingatlah kepada saya.”</p>
<p>Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.</p>
<p>Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya.</p>
<p>Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya. Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan.</p>
<p>Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu. Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.</p>
<p>Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu: “Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan: ‘Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.’ Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.</p>
<p>Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan? Dengan ke lahiran bayinya bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup.</p>
<p>Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, “Segalanya akan beres. Aku mengasihimu, Bryan Anderson!”</p>
<p>Ada pepatah lama yang berkata, “Berilah maka engkau diberi.” Hari ini saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan anda meneruskannya. Biarkan terang kehidupan kita bersinar. Jangan hapus ki sah ini, jangan biarkan saja!</p>
<p>Teman baik itu seperti bintang-bintang di langit. Anda tidak selalu dapat melihatnya, namun anda tahu mereka selalu ada.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/08/12/rantai-kebaikan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TEKNIK MENGINGAT NAMA</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/teknik-mengingat-nama/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/teknik-mengingat-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 08:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRATION]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi pribadi yang menarik dan menyenangkan adalah sesuatu yang dapat menguntungkan hidup kita dalam aspek apapun dan mengingat nama orang lain adalah salah satu yang membuat kita menjadi pribadi yang menyenangkan dimata orang lain. Dale Carnegie mengatakan, “Suara yang paling manis dalam bahasa apapun adalah nama seseorang.”  Bagaimana perasaan Anda saat nama Anda disebut oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi pribadi yang menarik dan menyenangkan adalah sesuatu yang dapat menguntungkan hidup kita dalam aspek apapun dan mengingat nama orang lain adalah salah satu yang membuat kita menjadi pribadi yang menyenangkan dimata orang lain. Dale Carnegie mengatakan, “Suara yang paling manis dalam bahasa apapun adalah nama seseorang.”  Bagaimana perasaan Anda saat nama Anda disebut oleh orang lain dalam forum publik maupun dalam percakapan yang Anda lakukan..??</p>
<p>Lalu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengingat nama orang lain saat kita berkenalan..??</p>
<p>Lima detik..!! Itulah waktu buat kita untuk membuat kesan pertama yang hebat.</p>
<p>Lima detik adalah waktu yang diperlukan untuk memperkenalkan diri dan mengingat nama  seseorang. Tak diragukan lagi, orang akan merasa tersanjung ketika kita mengingat namanya. Manakala kita mengingat nama seseorang yang baru saja kita jumpai, kita membuatnya merasa penting dan istimewa serta menambahkan kehangatan dan keramahan pribadi kita dalam percakapan. Mengingat nama juga menunjukkan bahwa kita mendengarkan, membangun hubungan baik dengan kenalan-kenalan baru dan membantu mengatasi kendala alami yang memisahkan orang yang tidak saling mengenal.</p>
<p>Sudah berapa kali kita berbicara dengan orang yang telah kita kenal sebelumnya tetapi kita tidak dapat mengingat namanya..?? Atau kita pergi ke sebuah pertemuan dan kita diperkenalkan dengan seseorang, namun lima detik kemudian kita tidak ingat namanya..??</p>
<p>Alasan paling umum lupa terhadap nama adalah tidak fokus pada saat perkenalan sehingga kita tidak pernah mendengarnya sejak awal. Kita terlalu sibuk memikirkan apa yang akan kita katakan selanjutnya atau khawatir dengan apa yang akan dipikirkan orang lain terhadap diri kita. Self Talk yang kontraproduktif ini biasanya berbunyi : ”Apa yang akan saya katakan setelah saya mengatakan halo..??”, atau ”Apakah baju saya kelihatan rapi..??” atau ”Saya tidak ingin terlalu berani” atau ”Saya pasti akan mengatakan sesuatu yang bodoh” atau ”Saya berharap memberikan kesan yang baik” atau ”Saya ragu apakah&#8230;”</p>
<p>Gangguan lain seperti musik yang keras atau orang-orang yang sedang berbicara juga dapat menyebabkan kita kesulitan menangkap nama yang disebutkan.  Akan tetapi, tidak adanya ketertarikan adalah alasan terburuk bagi kendala memfokuskan pada nama seseorang. Jika  kita berkata kepada diri sendiri, ”Barangkali saya tidak akan pernah melihat orang ini lagi, jadi kenapa saya harus repot-repot mengetahui namanya” ini berarti kita sedang menyiapkan sebuah percakapan yang singkat, kacau dan impersonal.</p>
<p>Lima Detik Dalam Perkenalan Untuk Menjadi Pribadi Yang Menarik</p>
<ul>
<li>Detik Pertama  : Fokus pada saat perkenalan</li>
</ul>
<p>Beritahu orang lain bahwa kita menganggap namanya penting dengan memberikan perhatian penuh kepadanya ketika kita diperkenalkan. Lakukan kontak mata langsung, berikan senyuman hangat dan ulurkan tangan untuk berjabatan tangan dengan kuat dan bersahabat. Menahan jabat tangan orang lain sedetik lagi dapat membantu kita fokus pada saat kritis waktu perkenalan dan apa yang akan muncul berikutnya adalah namanya.</p>
<ul>
<li>Detik Kedua     : Jangan memikirkan apa yang akan Anda katakan – simaklah namanya.</li>
</ul>
<p>Inilah saat yang kita tunggu-tunggu, jadi jangan kacaukan dengan berpikir tentang diri sendiri dan apa yang akan kita katakan selanjutnya. Pusatkan perhatian sepenuhnya dan simak setiap huruf dari nama orang itu, terutama huruf-huruf awalnya. Jika kita tidak menangkap namanya, katakan saja ”Maaf, saya belum jelas dengan nama Anda” atau ”Maaf saya tidak bisa menangkap nama Anda”. Jika namanya tidak biasa, nama asing atau kita masih tidak yakin dengan apa yang ia katakan, tanyakan : ”Bisakah Anda mengeja kembali nama Anda..?? Saya ingin mengetahuinya dengan benar.”</p>
<ul>
<li>Detik Ketiga     : Ulangi nama itu keras-keras.</li>
</ul>
<p>Pastikan untuk mengulangi nama itu guna memastikan bahwa kita mengetahuinya dengan benar. Bayangkan segera huruf-huruf awal itu tampak jelas di dahi orang tersebut atau hubungkan dengan sebuah ciri pada wajahnya. Hal ini mungkin terdengar aneh, tetapi akan berhasil, khususnya ketika kita mencoba mengingat kembali nama itu dikemudian hari. Mengulang nama juga memiliki beberapa manfaat tambahan. Pertama, cara ini memberi tahu orang lain bahwa kita mendengarkan dan bahwa kita berupaya mengingat namanya. Cara ini menyenangkan orang.<br />
Kedua, jika kita salah mengetahui namanya, hal itu memungkinkan orang lain mengoreksi kita. Terakhir, dengan mengulang nama, memikirkannya, mengatakannya dan kemudian mendengarnya lagi akan memberi kita tiga pengulangan lebih selain mendengar nama itu untuk yang pertama kali. Dan, sebagaimana disepakati kebanyakan pakar, pengulangan adalah salah satu bagian kunci dari retensi dan ingatan atau berlatih menjadikan sempurna.</p>
<ul>
<li>Detik Keempat : Pikirkan seseorang yang kita kenal yang sama namanya.</li>
</ul>
<p>Pikirkan semua orang yang kita kenal yang namanya sama. Ada kemungkinan ketika kita bertemu seseorang baru, ia memiliki nama yang sama dengan seseorang yang telah kita kenal, dan ini akan membantu kita mengingat nama itu. Ketika kita diperkenalkan, pikirkan seseorang yang sudah kita kenal yang namanya sama, baik itu dari kerabat atau rekan kita. Sebaiknya tambatkan pada orang pertama yang melintas di benak kita dan gunakan orang yang sama itu tiap kali kita bertemu seseorang baru yang memiliki nama seperti itu. Misalnya tiap kali saya bertemu orang baru bernama Bambang, maka yang saya pikirkan adalah Pak Bambang Guru Ekonomi saya sewaktu SMU. Dua orang itu tidak perlu kelihatan mirip. Dan Anda bahkan tidak perlu benar-benar mengenal mereka secara pribadi. Nama itu bisa saja milik seorang bintang film atau seseorang yang pernah kita dengar sebelumnya, walaupun tidak kita kenal secara pribadi. Teknik ini mungkin terdengar aneh, tetapi dengan sedikit latihan, kita akan mengingat sebagian besar kenalan baru yang memiliki nama sama.</p>
<ul>
<li>Detik Kelima    : Gunakan nama itu selama percakapan dan pada saat akhir percakapan.</li>
</ul>
<p>”Don, ketika Anda mengatakan bahwa Anda&#8230;.” atau ”Bob, apa yang membuat Anda memutuskan untuk &#8230;” atau ”Sis, benar-benar menyenangkan mendengarkan kisah perjalanan hidup Anda..”</p>
<p>Menggunakan nama seseorang sama artinya dengan personalisasi percakapan karena memperkuat memori dan kemampuan kita mengingat pada perjumpaan selanjutnya.</p>
<p>Mengakhiri percakapan dengan namanya meninggalkan kesan pertama yang sangat baik dan melengkapi siklus memulai, melanjutkan dan mengakhiri percakapan.</p>
<p>Selamat mencoba !!!</p>
<p>By: Catur Suryopriyanto<br />
www.sahabatsuryo.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/teknik-mengingat-nama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gunakan Waktu Liburmu</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/gunakan-waktu-liburmu/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/gunakan-waktu-liburmu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 07:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRATION]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[
Makin tua, aku makin menikmati  Sabtu pagi. Mungkin karena adanya keheningan sunyi senyap sebab aku yang pertama  bangun pagi, atau mungkin juga karena tak terkira gembiraku sebab tak usah masuk  kerja. Apapun alasannya, beberapa jam pertama Sabtu pagi amat  menyenangkan.
Beberapa minggu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur  dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="blocked::http://www.facebook.com/photo.php?pid=5558233&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=382098532361&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=382098532361&amp;id=100086358708 http://www.facebook.com/photo.php?pid=5558233&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=382098532361&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=382098532361&amp;id=100086358708" rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=5558233&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=382098532361&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=382098532361&amp;id=100086358708" target="_blank"></a><br />
Makin tua, aku makin menikmati  Sabtu pagi. Mungkin karena adanya keheningan sunyi senyap sebab aku yang pertama  bangun pagi, atau mungkin juga karena tak terkira gembiraku sebab tak usah masuk  kerja. Apapun alasannya, beberapa jam pertama Sabtu pagi amat  menyenangkan.</p>
<p>Beberapa minggu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur  dengan membawa secangkir kopi hangat di satu tangan dan koran pagi itu di tangan  lainnya. Apa yang biasa saya lakukan di Sabtu pagi, berubah menjadi saat yang  tak terlupakan dalam hidup ini. Begini kisahnya.</p>
<p>Aku keraskan suara  radioku untuk mendengarkan suatu acara Bincang-bincang Sabtu Pagi. Aku dengar  seseorang agak tua dengan suara e masnya. Ia sedang berbicara mengenai seribu  kelereng kepada seseorang di telpon yang dipanggil &#8220;Tom&#8221;. Aku tergelitik dan  duduk ingin mendengarkan apa obrolannya.</p>
<p>&#8220;Dengar Tom, kedengarannya kau  memang sibuk dengan pekerjamu. Aku yakin mereka menggajimu cukup banyak, tapi  kan sangat sayang sekali kau harus meninggalkan rumah dan keluargamu terlalu  sering. Sulit kupercaya kok ada anak muda yang harus bekerja 60 atau 70 jam  seminggunya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menonton pertunjukan  tarian putrimu pun kau tak sempat&#8221;.</p>
<p>Ia melanjutkan : &#8220;Biar kuceritakan  ini, Tom, sesuatu yang membantuku mengatur dan menjaga prioritas apa yang yang  harus kulakukan dalam hidupku&#8221;.</p>
<p>Lalu mulailah ia menerangkan teori  &#8220;seribu kelereng&#8221; nya. &#8220;Begini Tom, suatu hari aku duduk-duduk dan mulai  menghiitung- hitung. Kan umumnya orang rata-rata hidup 75 tahun. Ya aku tahu,  ada yang lebih dan ada yang kurang, tapi secara rata-rata umumnya kan sekitar 75  tahun. Lalu, aku kalikan 75 ini dengan 52 dan mendapatkan angka 3900 yang  merupakan jumlah semua hari Sabtu yang rata-rata dimiliki seseorang selama  hidupnya. Sekarang perhatikan benar-benar Tom, aku  mau beranjak ke hal yang lebih penting&#8221;.</p>
<p>&#8220;Tahu tidak, setelah aku berumur  55 tahun baru terpikir olehku semua detail ini&#8221;, sambungnya, &#8220;dan pada saat itu  aku kan sudah melewatkan 2800 hari Sabtu. Aku terbiasa memikirkan, andaikata aku  bisa hidup sampai 75 tahun, maka buatku cuma tersisa sekitar 1000 hari Sabtu  yang masih bisa kunikmati&#8221;.</p>
<p>&#8220;Lalu aku pergi ketoko mainan dan membeli  tiap butir kelereng yang ada. Aku butuh  mengunjungi tiga toko, baru bisa mendapatkan 1000 kelereng itu. Kubawa pulang,  kumasukkan dalam sebuah kotak plastik bening besar yang kuletakkan di tempat  kerjaku, di samping radio. Setiap Sabtu sejak itu, aku selalu ambil sebutir  kelereng dan membuangnya&#8221; .</p>
<p>&#8220;Aku alami, bahwa dengan mengawasi  kelereng-kelereng itu menghilang, aku lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang  betul-betul penting dalam hidupku. Sungguh, tak ada yang lebih berharga daripada  mengamati waktumu di dunia ini menghilang dan berkurang, untuk menolongmu  membenahi dan meluruskan segala prioritas hidupmu&#8221;.</p>
<p>&#8220;Sekarang aku ingin  memberikan pesan terakhir sebelum kuputuskan teleponmu dan mengajak keluar  istriku tersayang untuk sarapan pagi. Pagi ini, kelereng terakhirku telah  kuambil, kukeluarkan dari kotaknya. Aku befikir, kalau aku sampai bertahan  hingga Sabtu yang akan datang, maka Allah telah memberi aku dengan sedikit waktu  tambahan ekstra untuk kuhabiskan dengan orang-orang yang  kusayangi&#8221;.</p>
<p>&#8220;Senang sekali bisa berbicara denganmu, Tom. Aku harap kau  bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang kau kasihi, dan aku  berharap suatu saat bisa berjumpa denganmu. Selamat pagi!&#8221;</p>
<p>Saat dia  berhenti, begitu sunyi hening, jatuhnya satu jarumpun bisa terdengar! Untuk  sejenak, bahkan moderator acara itupun membisu. Mungkin ia mau memberi para  pendengarnya, kesempatan untuk memikirkan segalanya. Sebenarnya aku sudah  merencanakan mau bekerja pagi itu, tetapi aku ganti acara, aku naik ke atas dan  membangunkan istriku dengan sebuah kecupan.</p>
<p>&#8220;Ayo sayang, kuajak kau dan  anak-anak ke luar, pergi sarapan&#8221; kataku, &#8220;Lho, ada apa ini&#8230;?&#8221;, tanyanya  tersenyum. &#8220;Ah, tidak ada apa-apa, tidak ada yang spesial&#8221;, jawabku, &#8221; Kan sudah  cukup lama kita tidak melewatkan hari Sabtu dengan anak-anak ?  Oh ya, nanti kita berhenti juga di toko  mainan ya? Aku butuh beli kelereng.&#8221;</p>
<p>By: Mohamad Yunus, CHT, MNLP</p>
<p>www.inspirasiindone sia.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/gunakan-waktu-liburmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Sikap Hidup Bahagia</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/10-sikap-hidup-bahagia/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/10-sikap-hidup-bahagia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 07:01:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRATION]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[1. Lepaskanlah Rasa Khuatir &#38; Ketakutan.
Ketakutan &#38; kekuatiran hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yg blum tentu terjadi,kebanyakan hal-hal yg Anda kuatirkan &#38; takutkan tak pernah terjadi ! It&#8217;s all only in your mind.
2. Buanglah Dendam.
Dendam &#38; Amarah yg disimpan hanya akan menyedut energi diri Anda &#38; hanya mendatangkan KELELAHAN JIWA, BUANGLAH [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Lepaskanlah Rasa Khuatir &amp; Ketakutan.</p>
<p>Ketakutan &amp; kekuatiran hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yg blum tentu terjadi,kebanyakan hal-hal yg Anda kuatirkan &amp; takutkan tak pernah terjadi ! It&#8217;s all only in your mind.</p>
<p>2. Buanglah Dendam.</p>
<p>Dendam &amp; Amarah yg disimpan hanya akan menyedut energi diri Anda &amp; hanya mendatangkan KELELAHAN JIWA, BUANGLAH !!</p>
<p>3. Berhentilah Mengeluh.</p>
<p>Mengeluh berarti selalu tak menerima apa yg Ada saat ini, secara tak sedar Anda membawa-bawa beban negatif.</p>
<p>4. Bila Ada Masalah, Selesaikan Satu Persatu.</p>
<p>Hanya inilah cara menangani setiap persoalan satu demi satu.</p>
<p>5. Tidurlah Dgn Nyenyak.</p>
<p>Smua masalah tak perlu dibawa tidur. Hal tersebut buruk &amp; tak sihat, biasakanlah tidur dgn nyaman.</p>
<p>6. Jauhi Urusan Orang Lain.</p>
<p>Biarkan masalah orang lain menjadi urusan mereka sendiri. Mereka memiliki cara sendiri untuk menangani setiap masalahnya.</p>
<p>7. Hiduplah Pada Saat ini, Bukan Masa Lalu.</p>
<p>Nikmati masa lalu sebagai kenangan,Jangan tergantung padanya. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini,kerana apa yg Anda miliki adalah saat ini, bukan kemarin, bukan besok.<br />
&#8220;Be totally present&#8221;</p>
<p>8. Jadilah Pendengar Yg Baik.</p>
<p>Saat menjadi pendengar, Anda belajar &amp; mendapatkan ide-ide baru berbeza dari org lain.</p>
<p>9.Berpikirlah Positif.</p>
<p>Rasa frustasi datang dari pikiran negatif. Kembalilah berpikir positif. Bertemanlah dgn orang2x yg berpikiran positif &amp; terlibatlah dgn kegiatan2x positif.</p>
<p>10. Bersyukurlah.</p>
<p>Bersyukurlah atas hal-hal kecil yg akan membawa Anda pada hal-hal besar. Sekecil apapun karunia yg Anda terima,akan menghasilkan hal-hal besar &amp; slalu membawa Anda kpd Kebahagiaan saat Anda bersyukur.</p>
<p>By: Mohamad Yunus, CHT, MNLP<br />
taken from www.inspirasiindonesia.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/04/21/10-sikap-hidup-bahagia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>An Afternoon Nap Markedly Boosts The Brain’s Learning Capacity</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/04/07/an-afternoon-nap-markedly-boosts-the-brain%e2%80%99s-learning-capacity/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/04/07/an-afternoon-nap-markedly-boosts-the-brain%e2%80%99s-learning-capacity/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 17:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[SELF HELP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[By Yasmin Anwar, Source: www.berkeley.edu, Dated 22 February 2010
BERKELEY — If you see a student dozing in the library or a co-worker catching 40 winks in her cubicle, don&#8217;t roll your eyes. New research from the University of California, Berkeley, shows that an hour’s nap can dramatically boost and restore your brain power. Indeed, the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>By Yasmin Anwar, Source: www.berkeley.edu, Dated 22 February 2010</p>
<p>BERKELEY — If you see a student dozing in the library or a co-worker catching 40 winks in her cubicle, don&#8217;t roll your eyes. New research from the University of California, Berkeley, shows that an hour’s nap can dramatically boost and restore your brain power. Indeed, the findings suggest that a biphasic sleep schedule not only refreshes the mind, but can make you smarter.</p>
<p>Conversely, the more hours we spend awake, the more sluggish our minds become, according to the findings. The results support previous data from the same research team that pulling an all-nighter — a common practice at college during midterms and finals — decreases the ability to cram in new facts by nearly 40 percent, due to a shutdown of brain regions during sleep deprivation.</p>
<p>&#8220;Sleep not only rights the wrong of prolonged wakefulness but, at a neurocognitive level, it moves you beyond where you were before you took a nap,&#8221; said Matthew Walker, an assistant professor of psychology at UC Berkeley and the lead investigator of these studies.</p>
<p>In the recent UC Berkeley sleep study, 39 healthy young adults were divided into two groups — nap and no-nap. At noon, all the participants were subjected to a rigorous learning task intended to tax the hippocampus, a region of the brain that helps store fact-based memories. Both groups performed at comparable levels.</p>
<p>At 2 p.m., the nap group took a 90-minute siesta while the no-nap group stayed awake. Later that day, at 6 p.m., participants performed a new round of learning exercises. Those who remained awake throughout the day became worse at learning. In contrast, those who napped did markedly better and actually improved in their capacity to learn.</p>
<p>These findings reinforce the researchers&#8217; hypothesis that sleep is needed to clear the brain’s short-term memory storage and make room for new information, said Walker, who presented his preliminary findings on Sunday, Feb. 21, at the annual meeting of the American Association of the Advancement of Science (AAAS) in San Diego, Calif.</p>
<p>Since 2007, Walker and other sleep researchers have established that fact-based memories are temporarily stored in the hippocampus before being sent to the brain&#8217;s prefrontal cortex, which may have more storage space.</p>
<p>&#8220;It&#8217;s as though the e-mail inbox in your hippocampus is full and, until you sleep and clear out those fact e-mails, you’re not going to receive any more mail. It&#8217;s just going to bounce until you sleep and move it into another folder,&#8221; Walker said.</p>
<p>In the latest study, Walker and his team have broken new ground in discovering that this memory-refreshing process occurs when nappers are engaged in a specific stage of sleep. Electroencephalogram tests, which measure electrical activity in the brain, indicated that this refreshing of memory capacity is related to Stage 2 non-REM sleep, which takes place between deep sleep (non-REM) and the dream state known as Rapid Eye Movement (REM). Previously, the purpose of this stage was unclear, but the new results offer evidence as to why humans spend at least half their sleeping hours in Stage 2, non-REM, Walker said.</p>
<p>&#8220;I can’t imagine Mother Nature would have us spend 50 percent of the night going from one sleep stage to another for no reason,&#8221; Walker said. &#8220;Sleep is sophisticated. It acts locally to give us what we need.&#8221;</p>
<p>Walker and his team will go on to investigate whether the reduction of sleep experienced by people as they get older is related to the documented decrease in our ability to learn as we age. Finding that link may be helpful in understanding such neurodegenerative conditions as Alzheimer’s disease, Walker said.</p>
<p>In addition to Walker, co-investigators of these new findings are UC Berkeley post-doctoral fellow Bryce A. Mander and psychology undergraduate Sangeetha Santhanam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/04/07/an-afternoon-nap-markedly-boosts-the-brain%e2%80%99s-learning-capacity/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Top 10 Myths About Islam</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/04/07/top-10-myths-about-islam/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/04/07/top-10-myths-about-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 17:37:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[THE WORLD THROUGH MY EYES]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Islam is a widely-misunderstood religion. Those who are unfamiliar with the faith often have misunderstandings about its teachings and practices. Common misconceptions include that Muslims worship a moon-god, that Islam is oppressive against women, or that Islam is a faith that promotes violence. Here we bust these myths and expose the true teachings of Islam.
1. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ANDRIS%7E1.DAU/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" />Islam is a widely-misunderstood religion. Those who are unfamiliar with the faith often have misunderstandings about its teachings and practices. Common misconceptions include that Muslims worship a moon-god, that Islam is oppressive against women, or that Islam is a faith that promotes violence. Here we bust these myths and expose the true teachings of Islam.</p>
<p>1. Muslims worship a moon-god<br />
Some non-Muslims mistakenly believe that Allah is an &#8220;Arab god,&#8221; a &#8220;moon god,&#8221; or some sort of idol. Allah is the proper name of the One True God, in the Arabic language. The most fundamental belief that a Muslim has is that &#8220;There is only One God,&#8221; the Creator, the Sustainer &#8212; known in the Arabic language and by Muslims as Allah. Arabic-speaking Christians use the same word for the Almighty.</p>
<p>2. Muslims don&#8217;t believe in Jesus<br />
In the Qur&#8217;an, stories about the life and teachings of Jesus Christ (called &#8216;Isa in Arabic) are abundant. The Qur&#8217;an recalls his miraculous birth, his teachings, and the miracles he performed by God&#8217;s permission. There is even a chapter of the Qur&#8217;an named after his mother, Mary (Miriam in Arabic). However, Muslims believe that Jesus was a fully human prophet and not in any way divine himself.</p>
<p>3. Most Muslims are Arabs<br />
While Islam is often associated with Arabs, they make up only 15% of the world&#8217;s Muslim population. The country with the largest population of Muslims is Indonesia. Muslims make up 1/5 of the world&#8217;s population, with large numbers found in Asia (69%), Africa (27%), Europe (3%) and other parts of the world.</p>
<p>4. Islam oppresses women<br />
Most of the ill-treatment that women receive in the Muslim world is based on local culture and traditions, without any basis in the faith of Islam. In fact, practices such as forced marriage, spousal abuse, and restricted movement directly contradict Islamic law governing family behavior and personal freedom.</p>
<p>5. Muslims are violent, terrorist extremists<br />
Terrorism cannot be justified under any valid interpretation of the Islamic faith. The entire Qur&#8217;an, taken as a complete text, gives a message of hope, faith, and peace to a faith community of one billion people. The overwhelming message is that peace is to be found through faith in God, and justice among fellow human beings. Muslim leaders and scholars do speak out against terrorism in all its forms, and offer explanations of misinterpreted or twisted teachings.</p>
<p>6. Islam is intolerant of other faiths<br />
Throughout the Qur&#8217;an, Muslims are reminded that they are not the only ones who worship God. Jews and Christians are called &#8220;People of the Book,&#8221; meaning people who have received previous revelations from the One Almighty God that we all worship. The Qur&#8217;an also commands Muslims to protect from harm not only mosques, but also monasteries, synagogues, and churches &#8212; because &#8220;God is worshipped therein.&#8221;</p>
<p>7. Islam promotes &#8220;jihad&#8221; to spread Islam by the sword and kill all unbelievers<br />
The word Jihad stems from an Arabic word which means &#8220;to strive.&#8221; Other related words include &#8220;effort,&#8221; &#8220;labor,&#8221; and &#8220;fatigue.&#8221; Essentially Jihad is an effort to practice religion in the face of oppression and persecution. The effort may come in fighting the evil in your own heart, or in standing up to a dictator. Military effort is included as an option, but as a last resort and not &#8220;to spread Islam by the sword.&#8221;</p>
<p>8. The Quran was written by Muhammad and copied from Christian and Jewish sources<br />
The Qur&#8217;an was revealed to the Prophet Muhammad over a period of two decades, calling people to worship One Almighty God and to live their lives according to this faith. The Qur&#8217;an contains stories of Biblical prophets, because these prophets also preached the message of God. Stories are not merely copied, but the oral traditions are referred to in a way that focuses on the examples and teachings that we can learn from them.</p>
<p>9. Islamic prayer is just a ritualized performance with no heartfelt meaning<br />
Prayer is a time to stand before God and express faith, give thanks for blessings, and seek guidance and forgiveness. During Islamic prayer, one is modest, submissive and respectful to God. By bowing and prostrating ourselves to the ground, we express our utmost humility before the Almighty.</p>
<p>10. The crescent moon is a universal symbol of Islam<br />
The early Muslim community did not really have a symbol. During the time of the Prophet Muhammad, Islamic caravans and armies flew simple solid-colored flags (generally black, green, or white) for identification purposes. The crescent moon and star symbol actually pre-dates Islam by several thousand years, and wasn&#8217;t affiliated with Islam at all until the Ottoman Empire placed it on their flag.</p>
<p>Written By Huda, Taken from www.About.com ﻿</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/04/07/top-10-myths-about-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>About</title>
		<link>http://www.andridaulay.com/2010/02/23/about/</link>
		<comments>http://www.andridaulay.com/2010/02/23/about/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 12:03:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[About]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andridaulay.com/2010/02/23/about/</guid>
		<description><![CDATA[This is where we will write about  Andri Daulay.. You can edit it..
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>This is where we will write about  Andri Daulay.. You can edit it..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andridaulay.com/2010/02/23/about/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
